SURNUS Token
SURNUS Token
banner 728x90
Berita  

PLN UID S2JB Jambi Peringati Hari Sumpah Pemuda

Melalui Rumah BUMN, Dorong Generasi Muda Rawat Cerita Daerah Lewat Tulisan

Jambi // Indonesia 45 – Cerita tentang Jambi tidak hanya hidup dalam tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi. Ia juga dapat tumbuh melalui tulisan, diceritakan kembali dengan bahasa hari ini, lalu dibawa lebih jauh agar semakin banyak orang mengenal kekayaan daerah tersebut.

Semangat itulah yang dihadirkan Rumah BUMN Jambi, binaan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB), melalui kegiatan bertajuk “Negeri Pusako, Kata-kata Batuah: Menulis dari Tanah Sendiri”.

banner 325x300

Bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda, kegiatan ini membuka ruang bagi peserta untuk menggali cerita, bahasa, pengalaman, dan kearifan lokal Jambi sebagai sumber inspirasi.

General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, mengatakan momentum Sumpah Pemuda relevan untuk mengingatkan kembali pentingnya peran generasi muda dalam menjaga identitas bangsa, termasuk melalui keberanian mengenali dan menceritakan kekayaan daerahnya sendiri.

“Semangat Sumpah Pemuda mengajarkan bahwa keberagaman daerah adalah kekuatan yang menyatukan Indonesia. Semangat itu bisa kita lanjutkan dengan banyak cara. Salah satunya dengan mengenali, menulis, dan memperkenalkan cerita dari tanah tempat kita tumbuh agar kekayaan lokal tidak berhenti sebagai kenangan, tetapi terus hidup dari generasi ke generasi,” ujar Diksi.

Menurut Diksi, pembinaan Rumah BUMN Jambi oleh PLN UID S2JB tidak hanya diarahkan pada pengembangan kapasitas usaha. Rumah BUMN juga didorong menjadi ruang bertumbuh bagi masyarakat untuk belajar, bertukar gagasan, membangun jejaring, serta mengembangkan kreativitas yang dapat memberikan manfaat lebih luas.

“Rumah BUMN kami ingin hadir bukan sekadar sebagai tempat pelatihan usaha. Ia harus menjadi ruang tempat masyarakat bertemu, belajar, dan menemukan potensi dirinya. Literasi dan kemampuan bercerita juga penting, karena produk, budaya, dan potensi suatu daerah akan lebih mudah dikenal ketika ada orang-orang yang mampu menceritakannya dengan baik,” lanjut Diksi.

Dalam kegiatan tersebut, menulis diperkenalkan bukan semata sebagai aktivitas menyusun kata, tetapi sebagai cara merekam pengalaman dan menjaga ingatan tentang suatu daerah. Cerita yang hari ini terasa sederhana bisa menjadi catatan berharga bagi generasi berikutnya ketika ditulis dan diwariskan.

Peserta juga didorong untuk lebih percaya diri melihat lingkungan terdekat sebagai sumber inspirasi. Setiap orang memiliki pengalaman dan perspektif yang berbeda. Ketika pengalaman tersebut ditulis dengan kepekaan terhadap konteks budaya, cerita lokal memiliki peluang untuk menjangkau pembaca yang jauh lebih luas.

Salah satu peserta kegiatan, Alvin Alvian, menilai diskusi tersebut membuka perspektif baru bahwa cerita lokal juga dapat menjadi sumber inspirasi dalam mengembangkan produk UMKM.

“Selama ini kami sering fokus pada produk dan penjualan, tetapi dari kegiatan ini saya jadi melihat bahwa cerita di balik produk juga penting. Budaya, bahan lokal, proses pembuatan, sampai cerita asal-usul produk bisa menjadi inspirasi untuk pengembangan kemasan, nama produk, maupun cara kami memperkenalkannya ke konsumen. Jadi kami tidak hanya menjual barang, tetapi juga membawa cerita dari Jambi,” ujar Alvin.

Melalui pembinaan Rumah BUMN Jambi, PLN UID S2JB akan terus mendorong hadirnya ruang-ruang pengembangan kapasitas masyarakat yang relevan dengan kebutuhan dan potensi lokal. Sebab, pemberdayaan tidak hanya berbicara tentang kemampuan ekonomi, tetapi juga tentang membangun kepercayaan diri, kreativitas, dan keberanian masyarakat untuk mengembangkan apa yang mereka miliki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *