SURNUS Token
SURNUS Token
banner 728x90
Berita  

Dugaan Pembacokan Mantan Kades di Kisam Ramai Dibicarakan, Terduga Pelaku Belum Diamankan

Kisam // Indonesia 45 – Dugaan tindak kekerasan yang menimpa seorang mantan kepala desa berinisia S di wilayah Kisam menjadi perhatian masyarakat. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Sampurna mengalami luka akibat dugaan pembacokan dalam sebuah peristiwa yang terjadi di wilayah tersebut.

Peristiwa ini dengan cepat menjadi perbincangan publik. Namun hingga saat ini, kasus tersebut belum masuk ke proses hukum karena belum adanya laporan resmi dari pihak yang terlibat.

banner 325x300

Kapolsek Kisam, Ipda Saipul, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa hingga saat ini kedua belah pihak belum membuat laporan pengaduan kepada pihak kepolisian.

“Yang jelas kedua belah pihak belum ada laporan pengaduan. Kami pihak kepolisian sudah mengumpulkan keterangan saksi-saksi, namun belum melakukan BAP karena belum ada laporan,” jelas Ipda Saipul.

Ia juga menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah awal dengan mengecek kondisi korban di rumah sakit serta berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat.

“Kami sudah cek kondisi di rumah sakit dan koordinasi dengan kepala desa, baik di wilayah Bandar Alam Lama maupun Bandar Alam Baru,” ujarnya.

Kapolsek menambahkan bahwa pihaknya masih menunggu kondisi korban membaik sebelum dilakukan permintaan keterangan lebih lanjut.

“Yang penting kondisinya sehat dulu. Kalau sudah sehat baru bisa diminta keterangan. Silakan kalau mau melapor ke kepolisian,” katanya.

Saat ini diketahui korban sedang menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka yang dialaminya. Sementara itu, berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat, pihak yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut belum diamankan.

Kondisi ini memunculkan sejumlah pertanyaan di tengah masyarakat. Pasalnya, jika benar terjadi dugaan kekerasan menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan luka, publik berharap ada langkah pengamanan untuk memastikan situasi tetap terkendali.

Sebagian warga juga mempertanyakan langkah pencegahan dari aparat, mengingat apabila pihak yang diduga terlibat tiba-tiba menghilang atau tidak berada di tempat, hal tersebut dikhawatirkan dapat memicu kegaduhan baru di tengah masyarakat.

Di sisi lain, informasi yang berkembang menyebutkan bahwa kedua belah pihak hingga saat ini belum mencapai kesepakatan damai, meskipun belum ada laporan resmi yang diajukan ke kepolisian.

Dalam komunikasi dengan media, Kapolsek Kisam Ipda Saipul juga sempat menyampaikan akan mengirimkan dokumentasi terkait pengecekan kondisi korban di rumah sakit sebagai bentuk klarifikasi awal. Namun hingga berita ini diturunkan, dokumentasi tersebut belum diterima oleh pihak media.

Situasi ini membuat masyarakat masih menunggu kejelasan lebih lanjut mengenai kronologi kejadian serta langkah penanganan yang akan dilakukan apabila laporan resmi diajukan kepada pihak kepolisian.

Pihak kepolisian sendiri mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta meminta agar pihak yang merasa dirugikan dapat melapor secara resmi agar perkara dapat ditangani sesuai prosedur hukum yang berlaku. (NY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *